Rabu, 05 Mei 2010

Nonton Iron Man 2

Rencana sudah matang. Duit sudah dapet.
Dari pagi ngobrol di warung Pecel Blitar Tante...
Ndak sengaja Rizal baca promosi film di 21 CITO.
Let's go!!!

Mumpung baru gajian. Aku, Rijal, Deni, Tomi jalan-jalan.
Mau nonton Iron Man 2. 21 CITO. Jangan liat 21-nya... Liat twenty-one-nya. Zzzz...
Kita kan ndak sederajat dengan Makibo. Huakakakak...

muka begok (kanan), muka mesum (kiri-kanan), muka ababil (kiri-kiri)

Dapet tiket jam delapanan. Lapar melanda.
Dan memang sudah direncanakan untuk makan di food court.

Nah... Pas nunggu makanan datang, ternyata ada bidadari ngobrol di sebelah...
Mbak-mbak karyawati cuy...

aduh... gagal terus... >,,<

tipuan kamera... rijal makan dop!

haaeemmm!!!!

Ternyata setelah makan dan ngecengin* cewek-cewek, masih belum dimulai IM2-nya...
Duhh... Ya sudah... Jiwa laki-laki kami berempat keluar aslinya...
Untuk para wanita, laki-laki itu juga seneng shopping di mall looh...
Jangan sampe ndak tau! Hanya saja mereka tak ingin menunjukkannya, karena takut si cewek tersaingi dan kalah. Yang mana notabene kita (laki-laki) lebih unggul dalam fisik. #gombal

Aku aja beli ini :

*ngecengin : [v] )1) cuci mata (menyegarkan pikiran dengan cara bantuan dari pandangan mata); (2) mencari perhatian : kamu selalu -- si Nurul; 3. bukan makna yang berimbuhan "nge-in" : membuat jadi keceng (Mbak Ajeng-Red)

[Skip aja dah... Toh di dalam bioskop ndak boleh ngambil gambar]

Ternyata, ndak nyesel pulang jam 11. Pulang malam-malam gini dingin banget.
Tapi tubuhku tetap hangat karena ada Aa' deni....
Ailabyuh, A'... HOEK!

Seperti maling waktu masuk Sedati.
"Permisi, Bu Lurah..."

----
[Di luar skenario : ]

lomba pipis dulu sebelum nonton

----
ternyata ni film masih besok.... huwwaaa.... Mbak Miaaaa...

Aku : "Dateng lagi besok yuk, Jal?!"
Rijal : "Gaplek!"