Heh kawan. Jangan takut jangan resah, bila nanti lampu kamar dipadamkan...
Suaraku makin mirip Tasya.
Banyak sekali kejadian waktu Juni... Contohnya :
1 Juni 1991
Aku ulang tahun, kepala dua. Hemmm.... Ga tau ya, kayaknya hambar banget, belum bisa buat nikah sih umur segini. Ha, aku sempet berpikir, pernikahan dini itu umur brapa, dan skarang anaknya si Dini itu umur brapa, cowok atau cewek.
Irawan nih...
Di tanggal ini juga dapet fotonya Menteri, coba tebak Menteri apa, siapa namanya....
Yang bisa kontak aja ke Guntoro, nanti kukasih nomer hapenya. (SERIUS!)
Ada hadiah menarik yang menanti.
Bapak Menteri, membuka acara, dengan membelah bambu dengan parang
Kunjungannya ke sini sungguh langka menurutku. Makasih ya, Pak? Berkat Bapak saya jadi tau kalo di sini masih Indonesia, hehehe, cuman bercanda lo...
Welcome to the JUNGLE!
"Rizki, ulang tahun ya? Selamat ya? Mau minta kado apa?"
"Wah... Mama, ndak usah re-..."
"Mama kirim doa aja ya... Ini lo, Ayah mau ngomong"
TIDAK!
"Le? Mas? Hehehe?"
"Eehehe"
"Heheehe"
"Ehehee"
"Heeheee"
Okelah mulai deh, "Hehee ehe"
"Ketawa terus, Mas? Ulang tahun ya... Anu, rabi a mas?"
Buat yang nggak tau, "Anu, mau nikah mas?"
TIDAK!
Ternyata yang masih waras cuman Mbak Ninik sama Mas Andik. Yang lainnya, sudahlah...
Kalo Adek sih... Hass.... Sudahlah....
Makin parah, masa' kadonya suruh ambil di rumah?
"Kalo nggak pulang, nggak adek kasih!"
Ya, akui saja, dia kangen. Ya sulit memang punya kakak yang charming gini.
Aku padamu, Dek!
Dan, si Intung, rahasia aja ya. Soalnya belum lulus Lembaga Sensor.
-----
Malamnya,
Ini nih, serba salah jadinya, enak-enak diem di rumah, nonton FRIENDS....
Cecunguk 1 : "Ren... Ayo , Ren..."
Cecurut 17 : "Oooo, Giren...!!"
Cempedak 6 : "Heh! Ren!"
Kok ga biasanya mereka manggil rame-rame... (-_-")
Benar. Traktiran paksa... Aku ditarik seperti para Jenderal diculik, mungkin selama ini aku terus membayangkan gimana rasanya para Jenderal itu saat tanggal 30 September di VCD.
Dan aku merasakannya begitu nyata, dan aku sebagai pemeran utamanya, sebagai... Hasss... Lupakan, kalo salah tulis nanti ketauan nilai sejarahku buruk. Bisa-bisa Bu Nuryani nangis darah, Pak Tono garuk-garuk jidat. (Maafkan muridmu yang terlanjur ganteng iki)
Dikira aku anak pejabat apa? Okelah, aku anak pejabat, tapi pejabat yang mana dulu.
12 orang ngumpul, 11 deh, minus aku. Semacam, "Ren, hari ini ultahmu, kewajibanmu memberi nafkah mulut dan perut kami!"
Hadoooo... Parah, sumpah. Mana tuh yang namanya surpres?
Mana yang namanya ceplok telor tepung air kecap terigu? Oke, memang aku ga minta, tapi setidaknya...
Setidaknya jangan ceplok telor deh. Ehehehe
OKE, OKE, nanti saja sayang,... (Nasib senior IDOLA)
Pinter mereka, disogok pake kado
Thanks BOYS!!!
Apalin wajah-wajah belingsatan mereka,
terutama baju t-shirt putih yang lagi pasang tampang mesum ke kita,
yang paling kanan!
------------
Dan, berakhir pada telpon-telponan...
Hmm... Jarak seperti gak ada dekatnya kalo nelpon, makin kangen.
Yah... Apa mau dikata. Bukan Duakata temennya si Siska.
Apalagi KataSiRena kembarannya RamaPianis.
Udahlah ga ada yang kenal, nanti kukenalin.
Dah ah, tidur dulu. Bye!
------------
Kayaknya lebih baik satu per satu entry blog ini,
dengan memasukkan id twitter yang ada di dalamnya
Bagus nggak? Hmm...
Oke. Oke GIREN. Tidur. OKE!
T I D U R
Tidak ada komentar:
Posting Komentar